Kiat Sukses Berbisnis Kuliner

Bagi pelaku bisnis di dunia kuliner, membuat brand makanan menjadi salah satu hal krusial yang sangat menentukan kesuksesan usaha tersebut. Apalagi menjalani bisnis di bidang tersebut termasuk sulit mengingat pertumbuhannya yang pesat dengan tren yang berubah sangat cepat.

Brand atau merek dalam makanan tak hanya menjadi identitas bisnis Anda. Dengan brand, makanan yang dijadikan sebagai produk utama akan sampai ke audiensi yang ditargetkan. Branding juga dinilai membantu Anda menunjukkan keunggulan dan poin plus makanan yang tak dimiliki produk lain.

Nah, untuk memudahkan Anda membuat brand yang tepat, ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Cari nama yang belum digunakan

Memakai nama yang jarang atau belum pernah digunakan untuk branding makanan jelas akan membuat produk Anda berbeda dari yang lain. Di sisi lain, Anda harus berupaya lebih ekstra mengenalkannya karena audiensi belum familier dengan makanan yang dipromosikan. Anda pun dapat merangkai sendiri nama untuk brand makanan supaya terdengar unik. Jangan lupa memeriksa ketersediaan nama tadi di laman situs resmi Dirjen Kekayaan Intelektual untuk menghindari tuduhan plagiarisme.

  • Pendek dan mudah diingat konsumen

Nama untuk merek makanan yang Anda rintis sebaiknya pendek supaya mudah diingat konsumen. Sejumlah produk kuliner yang memakai nama panjang atau terdiri atas beberapa kata cukup menyulitkan target pasar untuk terkesan. Maka dari itu, saat membuat brand makanan, siapkan beberapa nama pendek yang terdiri atas satu atau dua kata saja. Anda juga harus mempelajari setiap makna dari nama yang hendak digunakan supaya tidak menimbulkan citra negatif.

  • Sarat akan makna dan filosofi positif

Memberikan nama cantik tanpa makna seperti memperkenalkan buku yang elok di sampul, tetapi tak meninggalkan kesan setelah dibaca. Tidak perlu membaca buku-buku filosofi untuk mendapatkan brand bagus untuk produk kuliner. Anda bisa membangunnya dari latar belakang makanan yang nantinya dipasarkan ke publik. Selain itu, brand tersebut harus menyimpan makna positif yang akan membuat target pasar merasa membutuhkan.

Berbisnis Makanan

Tips Berbisnis Kuliner

  • Mencerminkan produk yang dipasarkan

Brand yang Anda pasang pada produk adalah hal pertama yang akan didengar atau dilihat calon konsumen. Untuk mengundang rasa penasaran mereka, pastikan nama yang dirancang mampu jadi cerminan produk. Misalnya, kalau Anda menjual makanan khas Indonesia, hindari penggunaan nama sajian Barat karena akan membingungkan konsumen saat mereka mengetahui bentuk produknya. Nama yang akan disematkan pun harus mudah diucapkan untuk mendukung promo mouth to mouth.

Pemilihan nama untuk brand produk secara tak langsung memberikan dampak terhadap desain logo. Wajar saja bila tahap ini kadang memakan waktu lama dan mengeluarkan biaya besar untuk riset. Jadi, jangan sepelekan penggodokan membuat brand makanan, ya!